Wisata Taman Nasional Wakatobi

wisata taman nasional wakatobi

Taman Nasional Wakatobi ditetapkan sebagai salah satu dari 50 taman nasional yang tersebar diseluruh penjuru nusantara sejak tahun 1996 lalu. Memiliki total luas area 1.39 juta hektare dan memiliki kekayaan alam bawah laut dengan biota laut, skala dan karang yang dianggap sebagai salah satu prioritas konservasi laut tertinggi di Indonesia dan satu dari 13 cagar biosphere yang ditetapkan oleh UNESCO dimana 8 diantaranya ada di negara kita tercinta. Perairan diwilayah ini memiliki tingkat konfigurasi kedalaman yang bervariasi dengan titik terdalamnya mencapai 1.044 dibawah permukaan laut.

Terletak di Kabupaten dengan nama yang sama di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Ibukota bernama Wangi wangi yang merupakan satu diantara empat pulau besar disini selain Kalidupa, Tomia dan Binongko yang kemudian nama keempat pulau ini disingkat menjadi nama kabupaten tersebut. Ibukotanya juga sekaligus berposisi sebagai pintu gerbang utama ke taman nasional ini, pengunjung dapat menumpang kapal regular dari Kendari setiap pukul 10 pagi dengan waktu tempuh antara 10 hingga 12 jam perjalanan. 

Penduduk lokalnya didominasi oleh suku Bajau yang konon disebut sebut sebagai satu satunya suku manusia perahu di Asia Tenggara yang masih melestarikan kebudayaan melaut secara tradisional, dalam beberapa literature sejarah disebutkan pada masa lampau suku Bajau telah mengeksplorasi pelayaran hingga seluruh pulau Sulawesi bahkan hingga ke Singapore, Johor dan kepulauan Sulu. Satu lagi bukti kejayaan maritim bangsa kita pada masa lampau. 

Aktivitas 

taman laut wakatobi

Indonesia memang sangat dominan dengan wisata baharinya dan menjadi rumah bagi seperempat entitas kelautan yang ada dimuka bumi, beberapa diantara destinasi bahari paling diandalkan diantaranya adalah kepulauan Raja Ampat, taman laut pulau Sumbawa di NTB, Bunaken di Sulawesi Utara, Kakaban Kalimantan Timur, taman nasional Komodo di Labuan Bajo NTT dan masih banyak lagi. 

Sedangkan keistimewaan dari Taman Nasional Wakatobi adalah keanekaragaman hayati yang tersimpan dibalik pesona lautnya. Disini terdapat 112 jenis terumbu karang dari 13 famili yang mengahpar pada 25 titik utama disepanjang 600 km garis pantainya. Wisatawan dapat melakukan penyelaman hingga kedasar atau Diving maupun hanya sekedar snorkeling dengan ditemani 93 jenis ikan dantaranya Napoleon sebuah ikan kecil yang terkenal dalam film Finding Nemo, Pogo pogo, Baronang hingga Baraccuda yang termasuk jenis ikan predator ganas. 

Disini juga terdapat Pari Manta Raksasa yang merupakan satwa endemik perairan tropis, dan diwaktu waktu tertentu disekitar bulan November, wilayah ini akan mendapat kunjungan dari tamu special yakni Paus Sperma yang sedang bermigrasi mencari perairan yang lebih hangat. 

Keindahan serta eksotisme wisata didaratannya juga tak kalah mengasyikan serta mengagumkan yang akan menjadi kenangan indah tak terlupakan. Diantaranya pemandangan matahari terbit serta terbenam di pulau Hogadan desa Waha, bila beruntung, wisatawan juga dapat menikmati kawanan Lumba lumba yang sedang berenang dipermukaan. Terdapat pula berbagai jenis burung laut yaitu Angsa batu coklat, Cerek melayu dan Raja udang erasia serta 3 jenis penyu yaitu penyu sisik, penyu lekang dan penyu tempayan. 

Di Wangi wangi terdapat 9 mata air tawar yang berasal dari Goa, mata air Kontamale merupakan yang paling terkenal dikalangan turis terutama yang berasal dari mancanegara. Peninggalan sejarah diantaranya Benteng dan Keraton Liya, Benteng Mandati Tonga dan Benteng Togo Moleng. Lalu ada pula mercusuar setinggi 30m dari permukaan tanah yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1901. 

Wisatawan juga dapat dihibur dengan sejumlah tari adat tradisonal khas daerah setempat, sebut saja Tari hebalia, Lariangi dan Sombo Bungkale di Kaledupa. Disini juga terdapat pesta adat Kari’a yang masih dilestarikan hingga saat ini. Sedangkan di Tomia, pelancong akan disuguhi bermacam tarian seperti tari Mborira dan Sajo Wowine dan di pulau Binongko silahkan menyaksikan gemulainya gadis gadis jelita yang berlenggok dalam alunan khas Kabanti dalam tari Balumpa. 

Kuliner dan Akomodasi 

Sajian kuliner yang akan menggugah selera juga menjadi keistemewaan tersendiri pada wisata Wakatobi. Berbagai olehan masakan laut akan menggoda anda untuk menikmatinya, silahkan cicipi parende yaitu ikan yang dimasak dengan bumbu belimbing yang biasanya dinikmati dengan Kapusu yaitu makanan pokok masyarakat sekitar yang terbuat dari jagung dan ketan merah atau kasuami yang dimasak dari ampas singkong. Tau nikmati cemilan Karasi yang berbahan dasar tepung beras atau aneka jenis kerang yang dapat dimasak maupun dimakan mentah mentah dengan dilumuri cairan jeruk nipis. 

Wisata petualangan di Wakatobi belum lengkap bila belum membeli cendera mata khas setempat yang terdiri dari kerajinan tukang besi, anyam anyaman nerta Tomoru yaitu sebuah kain tenun tradisonal yang sangat indahn dan berkualitas tinggi dengan motif etnik diantaranya motif Kasopa, Leja dan Katamba. 

Akomodasi di Taman Nasional Wakatobi juga telah cukup lengkap, mulai dari sarana transportasi serta tempat penginapan berkelas international maupun resort tradisional serta homestay bagi pelancong backpacker. Jadi tunggu apa lagi, segera atur jadwal serta rencana anda untuk mengisi liburan di surganya Sulawesi Tenggara ini.

Description
: Wisata Taman Nasional Wakatobi
Rating
: 4.5
Reviewer
: yudi sigma
ItemReviewed
: Wisata Taman Nasional Wakatobi

Do You Like This Post ?

Recommended For You

Previous Post

« newer news

Next Post

older news »
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.